- Diposting oleh : MIS Al-Khoeriyah Babakanarden
- pada tanggal : April 24, 2026
Dalam upaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan memberikan apresiasi atas prestasi keagamaan siswa, pihak sekolah kembali membuka peluang beasiswa khusus serta program bantuan sosial pendidikan. Program ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan cerah tanpa terkendala biaya.
Apresiasi bagi Penjaga Kalamullah (Beasiswa Tahfidz)
Sekolah memberikan penghargaan setinggi-tingginya bagi siswa-siswi yang memiliki kemampuan khusus dalam menghafal Al-Qur'an. Beasiswa ini ditujukan bagi murid yang telah berhasil menuntaskan hafalan minimal 1 atau 2 Juz.
"Kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedekatan spiritual dengan Al-Qur'an. Hafalan 1-2 juz ini adalah bukti kedisiplinan dan kecintaan mereka terhadap agama," ujar perwakilan pihak sekolah.
Siswa yang memenuhi kriteria akan melalui proses verifikasi hafalan (tasmi) dan berhak mendapatkan keringanan biaya pendidikan sebagai bentuk motivasi agar terus meningkatkan hafalannya.
Perluasan Usulan Program Indonesia Pintar (PIP)
Selain jalur prestasi keagamaan, sekolah juga menaruh perhatian besar pada aspek kesejahteraan ekonomi keluarga siswa. Bagi murid yang berada dalam kondisi ekonomi rawan atau rentan miskin, sekolah akan memprioritaskan mereka untuk masuk ke dalam daftar usulan penerima Program Indonesia Pintar (PIP) tahun anggaran berjalan.
Langkah ini diambil untuk menekan angka putus sekolah dan membantu orang tua dalam memenuhi kebutuhan dasar personal siswa, seperti seragam, buku, dan alat tulis.
Persyaratan dan Pendaftaran
Bagi orang tua atau wali murid yang ingin mengajukan putra-putrinya, berikut adalah langkah-langkah yang perlu diperhatikan:
Jalur Hafalan Al-Qur'an: Melaporkan diri ke guru PAI/pembimbing tahfidz untuk dilakukan uji petik hafalan.
Jalur Ekonomi (PIP): Menyerahkan fotokopi Kartu Keluarga (KK), KTP orang tua, dan dokumen pendukung seperti SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) atau Kartu PKH/KKS jika memiliki.
Pihak sekolah berharap melalui sinergi antara prestasi tahfidz dan dukungan bantuan sosial ini, lingkungan pendidikan yang inklusif dan religius dapat terwujud secara maksimal.
"Pendidikan adalah tiket ke masa depan, dan hari ini adalah waktu untuk mempersiapkannya."