Skip to Content
Loading
Nelly Narulita, S. Pd
Nelly Narulita, S. Pd
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

Gema Shalawat di MIS Al-Khoeriyah Babakanraden: Melestarikan Budaya Islam melalui Ekstrakurikuler Marawis

Suara tabuhan hajir, marawis, dan tumbuk yang ritmis kini menjadi ciri khas keceriaan di lingkungan MIS Al-Khoeriyah Babakanraden. Sebagai madrasah yang berkomitmen menjaga keseimbangan antara prestasi umum dan syiar agama, ekstrakurikuler Marawis hadir menjadi wadah kreativitas seni islami bagi para siswa.

Menanamkan Cinta Rasul melalui Nada

Marawis bukan sekadar memainkan alat musik perkusi, melainkan sebuah sarana dakwah. Melalui lantunan shalawat dan lagu-lagu religi yang dibawakan, siswa diajak untuk lebih mencintai Nabi Muhammad SAW serta mempertebal keimanan dengan cara yang menyenangkan dan penuh kebersamaan.


Jadwal dan Kepesertaan

Kegiatan ini dirancang untuk merangkul seluruh siswa agar memiliki rasa kepemilikan terhadap seni budaya Islam:

  • Waktu Pelaksanaan: Setiap hari Sabtu.

  • Peserta: Seluruh siswa Kelas 1 sampai Kelas 6.

  • Materi: Teknik pukulan (dasar hingga variasi), olah vokal lagu religi, dan kekompakan formasi.

Proses Belajar yang Berjenjang

Mengingat peserta mencakup seluruh kelas, metode pelatihan disesuaikan dengan tingkat usia:

  1. Kelas Rendah (1-3): Siswa diperkenalkan dengan ritme dasar dan belajar mengikuti ketukan sederhana sambil menghafal lirik-lirik shalawat pendek.

  2. Kelas Tinggi (4-6): Siswa mulai mempelajari variasi pukulan yang lebih kompleks, sinkronisasi antar alat musik, hingga teknik vokal sebagai penyanyi utama (vocalist) maupun pengiring (back vokal).


Manfaat Ekstrakurikuler Marawis

Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap Sabtu ini memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter siswa, di antaranya:

  • Melatih Fokus dan Konsentrasi: Memadukan ketukan tangan dengan lirik lagu membutuhkan koordinasi otak yang baik.

  • Membangun Kerjasama (Teamwork): Keindahan musik Marawis hanya bisa tercipta jika seluruh pemain alat musik kompak dan saling melengkapi.

  • Media Syiar: Mempersiapkan siswa agar siap tampil dalam acara-acara besar seperti peringatan PHBI (Peringatan Hari Besar Islam), perpisahan sekolah, atau festival di tingkat masyarakat.

  • Kecerdasan Musikal: Mengasah bakat seni siswa sejak dini dalam bidang perkusi dan vokal.

Penutup

Ekstrakurikuler Marawis di MIS Al-Khoeriyah Babakanraden adalah bukti bahwa seni dan agama dapat berjalan beriringan. Dengan latihan yang tekun setiap pekan, diharapkan lahir generasi muda yang kreatif, berbudaya, dan senantiasa menghiasi lisan mereka dengan lantunan shalawat yang indah.

Syiar Melalui Seni, Berbakti Melalui Prestasi!

Berbagi

Postingan Terkait

Posting Komentar

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?