Skip to Content
Loading
Nelly Narulita, S. Pd
Nelly Narulita, S. Pd
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

Peringati Hari Kartini, MIS Al-Khoeriyah Babakanraden Rayakan Keberagaman melalui Pesona Baju Adat Nusantara

BABAKANRADEN – Suasana di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Khoeriyah Babakanraden tampak berbeda dan lebih berwarna pada peringatan Hari Kartini 2026. Sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan R.A. Kartini dalam memajukan pendidikan dan emansipasi, seluruh siswa dan dewan guru hadir mengenakan busana adat nusantara yang merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia.

Dominasi Kebaya dan Pangsi: Melestarikan Budaya Sunda

Meskipun sekolah memberikan kebebasan bagi siswa untuk mengenakan baju adat dari berbagai daerah di Indonesia, suasana didominasi oleh kekhasan budaya lokal. Peserta didik perempuan tampil anggun dengan balutan kebaya, sementara peserta didik laki-laki terlihat gagah mengenakan pakaian adat Sunda seperti Pangsi dan Beskap lengkap dengan Iket kepala.

Pemandangan ini menciptakan atmosfer yang khidmat sekaligus meriah, memperlihatkan identitas kuat masyarakat Jawa Barat yang tetap menjaga akar budayanya di tengah arus modernisasi.

Pesan Kepala Madrasah: Semangat Kartini di Era Modern

Kepala MIS Al-Khoeriyah, Hj. Neneng Hamidah, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa mengenakan baju adat bukan sekadar formalitas tahunan, melainkan cara untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap jati diri bangsa.

"Hari Kartini adalah momentum bagi anak-anak kami untuk memahami bahwa pendidikan dan karakter adalah kunci masa depan. Dengan mengenakan baju adat, khususnya kebaya dan busana Sunda yang mendominasi hari ini, kami ingin menanamkan rasa cinta tanah air (Hubbul Wathon) sejak dini. Kami ingin melahirkan 'Kartini-Kartini muda' yang cerdas, berakhlakul karimah, dan bangga akan budayanya," tutur Hj. Neneng Hamidah, S.Pd.

Rangkaian Kegiatan yang Edukatif

Selain peragaan busana adat, peringatan Hari Kartini ini juga diisi dengan berbagai kegiatan menarik, antara lain:

  • Kirab Budaya: Pawai singkat di lingkungan madrasah untuk memperlihatkan keberagaman pakaian adat.

  • Edukasi Sejarah: Mengulas kembali riwayat perjuangan R.A. Kartini melalui sesi literasi di kelas.

  • Apresiasi Busana: Pemberian penghargaan bagi siswa dengan penampilan busana paling rapi dan sesuai dengan filosofi daerahnya.

Membangun Percaya Diri Siswa

Kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan rasa percaya diri para siswa. Dengan mengenakan pakaian tradisional, siswa diajarkan bahwa keindahan sejati terpancar dari keragaman dan kerja keras, sebagaimana nilai-nilai yang diajarkan oleh Ibu Kartini.

Peringatan Hari Kartini di MIS Al-Khoeriyah Babakanraden tahun ini ditutup dengan sesi foto bersama yang menggambarkan harmoni antara pendidikan agama, umum, dan pelestarian budaya.


Penulis: Tim Kreatif MIS Al-Khoeriyah Editor: Redaksi Website Sekolah Kategori: Peringatan Hari Besar / Seni & Budaya

Berbagi

Postingan Terkait

Posting Komentar

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?